Perbedaan Antara IP Public dan IP Private

Praktikum Linux Plug 9, Jum’at 26 Oktober 2007

Membahas Modul III, Konsep Jaringan dan TCP/IP

A. Pengetahuan Umum :

Network atau Jaringan dalam bidang komputasi dapat diasumsikan dengan saling terhubungnya dua komputer atau lebih dengan media transmisi/komunikasi dan menggunakan aturan standardisasi yang berlaku sehingga komputer-komputer tersebut dapat saling berinteraksi dan berkomunikasi.

Tujuan utama pembuatan suatu jaringan adalah agar suatu komputer dapat berkomunikasi dengan komputer lain. Namun dengan semakin majunya teknologi maka semakin beragam pula jenis OS, aplikasi dan lain sebagainya yang dimiliki oleh suatu komputer, sehingga untuk melakukan komunikasi tersebut menjadi “sedikit” mustahil. Hal ini dapat diasumsikan dengan banyak orang dari berbagai negara, dengan bahasa yang berbeda-beda namun memiliki kepentingan yang sama, sehingga solusi terbaik yakni menyamakan bahasa atau lebih tepatnya membuat standardisasi bahasa untuk berkomunikasi. Dalam dunia Jaringan Komputer, standardisasi komunikasi itu berupa TCP/IP yang merupakan singkatan dari Transmision Control Protocol / Internet Protocol

B. Pembahasan Praktikum : IP Addressing

Bagian 1 : Pengenalan IPv4 dan IPv6 serta IP Private & Public

Ada 2 jenis IP Address yang ada sekarang, yakni ip address versi 4 (IPv4) yang sejak dulu menjadi standar baku pengalamatan dan versi 6 (IPv6) yang merupakan calon pengganti versi terdahulu. Dibuatnya versi penerus disebabkan karena alokasi pengalamatan yang disediakan IPv4 sudah hampir habis, apabila seluruh alamat yang disediakan oleh IPv4 telah terpakai, maka jaringan diseluruh dunia bisa terganggu. Untuk itu, selagi menunggu selesainya proses “pematangan” IPv6, dibuatlah pembagian IP Private & IP Public.

Perbedaan IP Private & Public :

- IP Private hanya bersifat lokal & tidak bisa digunakan untuk mengakses internet & penggunaannya bebas.

- IP Public bersifat worlwide, bisa digunakan untuk mengakses internet namun penggunaan atau konfigurasinya tidak bebas (ada yang mengatur).

Perbedaan IPv4 & IPv6 :

- IPv4 = 2 [pangkat] 5 = 32 bit, dibagi menjadi 4 kelompok masing-masing berisi 8 bit & hanya berisi bilangan biner.

- IPv6 = 2 [pangkat] 7 = 128 bit, dibagi menjadi X kelompok masing-masing berisi X bit & berisi bilangan hexadesimal.

Pertanyaan Praktikum 1

[tanya] Apa itu bit ?

[jawab] Binary Digit, terdiri dari 2 bilangan, yakni angka 0 dan 1.

Pengalamatan IPv4 yakni dengan membagi 32 bit menjadi 4 kelompok, sehingga tiap kelompok berisi 8 bit

nilai desimal IP minimal = 0 (0000 0000) & maksimal = 255 (1111 1111)

Jumlah IP maksimal adalah 256 host, dengan range IP = 0 – 255

note: kenapa hanya 0 – 255, karena perhitungan dimulai dari angka 0

Bagian 2 : Pembahasan IPv4

IP Address dibagi menjadi 5 kelas, yaitu kelas A – E, namun yang hanya digunakan adalah kelas A, B & C karena kelas D & E digunakan untuk keperluan khusus.

Cara mudah membedakan kelas A, B & C :

1. Kelas A –> kelompok pertama dimulai dari 0000 0000 (0) –> range IP 0 – 127 dan memiliki host maksimum sebanyak 16.777.214

2. Kelas B –> kelompok pertama dimulai dari 1000 0000 (128) –> range IP 128 – 191 dan memiliki host maksimum sebanyak 65.534

3. Kelas C –> kelompok pertama dimulai dari 1100 0000 (192) –> range IP 192 – 223 dan memiliki host maksimum sebanyak 254

note: IP Addressing juga dikelompokkan berdasarkan negara, Indonesia umumnya dimulai dengan kepala 202 & 203

Tiap kelas memiliki 1 slot yang berfungsi sebagai IP Private :

1. Kelas A –> IP 10.x.x.x

2. Kelas B –> IP 172.16.x.x sampai 172.30.x.x

3. Kelas C –> IP 192.168.x.x

IP 127.0.0.1 juga tidak boleh digunakan sebagai IP Public karena berfungsi untuk Local Loop atau Local Host

Lembaga yang mengatur / menyediakan IP Public adalah IANA, singkatan dari Internet Authorized Numbering Association

Bagian 3 : Pembahasan Network ID & Host ID

Network ID atau NID menunjukkankan alamat dari jaringannya.

Host ID atau HID menunjukkan jumlah dari host yang ada.

Keduanya tidak dapat dipisahkan, jika diasumsikan dengan kehidupan sehari-hari, NID merupakan nama jalan & HID merupakan No Rumah.

Cara cepat mengetahui NID & HID suatu alamat IP :

1. Jika IP Kelas A –> Lihat nilai kelompok pertama

2. Jika IP Kelas B –> Lihat nilai kelompok pertama & kedua

3. Jika IP Kelas C –> Lihat nilai kelompok pertama, kedua & ketiga

note: HID merupakan “sisa” NID

contoh :

[soal 1]

IP Addr 10.11.200.17

[jawab]

- IP merupakan kelompok kelas A

- NID merupakan nilai kelompok alamat pertama, yaitu 10.0.0.0

- HID 11.200.17

[soal 2]

IP Addr 156.20.14.70

[jawab]

- IP merupakan kelompok kelas B

- NID merupakan nilai kelompok alamat pertama & kedua, yaitu 156.20.0.0

- HID 14.70

Pertanyaan Praktikum 2

[soal] IP 202.95.158.19 –> Kelas C dengan NID = 202.95.0.0 dan HID = 158.19

[tanya] apa soal tersebut benar?

[jawab 1] Benar, jika ada parameter Netmask = 255.255.0.0

[jawab 2] Salah, seharusnya NID = 202.95.158.0 dan HID = 19

Pertanyaan Praktikum 3

[tanya] berapa range HID IP Addr 192.168.1.0?

[jawab] range 192.168.1.1 sampai 192.168.1.255

Bagian 4 : Pembahasan Subnet Mask dan Broadcast

Range IP yakni dari 0 sampai 255 = 256 buah, tapi yang dapat digunakan sebagai host hanya 254 buah, ini karena IP terkecil digunakan sebagai alamat Network dan IP terbesar digunakan sebagai alamat Broadcast.

Broadcast dapat diasumsikan sebagai alamat universal yang digunakan dalam suatu lingkungan tertentu untuk dapat saling berkomunikasi

Sedangkan Subnet Mask atau dapat juga disebut dengan Net Mask digunakan untuk membuat suatu jaringan menajadi lebih tertata.

Secara default Netmask yang ada :

1. Kelas A –> 255.0.0.0

2. Kelas B –> 255.255.0.0

3. Kelas C –> 255.255.255.0

note: netmask dapat juga diartikan sebagai penanda jaringan

Subnet juga dapat digunakan untuk menentukan jumlah host suatu jaringan, contohnya jika IP Address = 192.168.1.0 yang merupakan IP Kelas C, memiliki Subnet Mask 255.255.255.0, maka IP Address ini memiliki range IP sebanyak 254 host yang artinya jaringan ini dapat menampung 254 komputer yang saling terhubung. Jika kita menginginkan jaringan yang hanya mampu menampung host secara terbatas, maka kita harus memodifikasi Subnet Mask IP tersebut. Caranya yakni dengan mengubah nilai kelompok ke-4 Subnet Mask.

Berikut data Host Subnet Mask :

- 0000 0000 = 0 = 256-0 = 256 IP = 254 Host

- 1000 0000 = 128 = 256-128 = 128 IP = 126 Host

- 1100 0000 = 192 = 256-192 = 64 IP = 62 Host

- 1110 0000 = 224 = 256-224 = 32 IP = 30 Host

- 1111 0000 = 240 = 256-240 = 16 IP = 14 Host

- 1111 1000 = 248 = 256-248 = 8 IP = 6 Host

- 1111 1100 = 252 = 256-252 = 4 IP = 2 Host

- 1111 1110 = 254 = 256-254 = 2 IP = 0 Host

- 1111 1111 = 255 = 256-255 = 1 IP = -1 Host

Kelompok angka 254 & 255 tidak valid karena hanya memiliki 0 dan -1 host

Berdasarkan data diatas, maka Jika IP 192.168.1.0 hanya ingin berhubungan dengan 1 komputer saja, maka Subnet Mask yang harus digunakan yakni 255.255.255.252

C. LATIHAN

No 1. Soal : IP 192.168.11.0 ; Subnet 255.255.255.0 dibagi menjadi 4

Tanya : Berapa Host masing-masing Jaringan & Netmasknya ?

Jawab :

- Range IP Host = 192.168.11.1 sampai 192.168.11.62 dengan NID = 192.168.11.0 & Broadcast = 192.168.11.63

- Range IP Host = 192.168.11.65 sampai 192.168.11.126 dengan NID = 192.168.11.64 & Broadcast = 192.168.11.127

- Range IP Host = 192.168.11.129 sampai 192.168.11.190 dengan NID = 192.168.11.128 & Broadcast = 192.168.11.191

- Range IP Host = 192.168.11.193 sampai 192.168.11.254 dengan NID = 192.168.11.192 & Broadcast = 192.168.11.255

Subnet Mask = 255.255.255.192

No 2. Berapa range untuk IP 172.16.14.0 dengan Net Mask 255.255.255.224

32 Komentar

  1. riduan said,

    trima kasih atas ilmunya. dengan begini kita lebih tau banyak tentang jaringan sekali lagi terima kasih.nambah lagi terima kasih banyak

  2. Dik's zha said,

    boss hebat banget tapi jangan samapai copy vaste dari yang lain….

    tinggalkan kebiasaan buruk itu…………
    OK !!!

  3. Rahmadi said,

    Makasih ilmunya ya boss…. nih nambah pengetahuankoe tentang networking

  4. Lestari Yagami said,

    siiiip!!!!
    kasih contoh soal yg lebih susah lagi dong…..biar bisa dibahas jawabannya…hehehe

  5. asep nur hidayat said,

    okey mas keren tapi masih bingung klu subnetting ip kelas A, B
    jumlah host id nya berapa?
    contoh 172.34.19.1
    jnl host idnya berapa?

    • maxsinoda said,

      itu bisa anda hitung dengan perhitungan digital…

    • Reaven said,

      mas 172.34.19.1 itu udah masuk range ip publik

      IP kelas B rentangnya

      172.16.0.0 sampai 172.30.255.255

  6. junkis said,

    bro… kalau ip public biasanya kalau di check di ip2location.com koq berubah2…. aku pake… modem.. tpi sering ganti2 terus otomatis.. itu maksdnya gimana??

    • maxsinoda said,

      secara umum jlz brubah klo anda menggunakan IP Public krn IP public sifatnya obtain. beda lg dgn IP private, IP private sifatnya manual…
      klo anda menggunakan modem kemungkinan susah jk menggunakan IP Private, mending menggunakan IP public biarkan modemnya yg memilih IP secara auto…

  7. helni said,

    keren bos artikelnya.. sangat membantu

  8. syafrin said,

    makasi ya infonya

  9. ASus said,

    Sangat bermanfaat…….trims

    saya mau tnya neh mas…

    ip A = 192.168.1.0/16
    ip B = 192.168.2.0/16

    itu termasuk kelas C atau B? terus perbedaan kelas C dan B nya dimana?

    apa juga yang menjadi dasar ip private itu? apakah subnet yg mengikuti ip private apa ip private yg harus mengikuti subnet?

    trims

    • Reaven said,

      IP A dan IP B adalah sama, sama-sama kelas C, dan keduanya bisa saling konek , nge-ping, karena masih dalam 1 Network.

      yang menjadi dasar IP Private adalah Rentang IP dan subnetnya.

      Kelas A –> IP 10.0.0.0 sampai 10.255.255.255
      Subnet untuk Kelas A adalah 255.0.0.0

      Kelas B –> IP 172.16.0.0 sampai 172.30.255.255
      Subnet untuk Kelas A adalah 255.255.0.0

      Kelas C –> IP 192.168.0.0 sampai 192.168.255.255
      Subnet untuk Kelas A adalah 255.255.255.0

  10. effendi_paul said,

    teng’s info n penjelasannya gan…
    numpang sedot linknya…

  11. apangs said,

    mas izin respost ya ke blog ane ?

  12. Konsep IP Address « anisatia said,

  13. putri aisya gusti said,

    sangat bermanfaat ,,
    saya mau tanya dong sama yang punya blog ini , klasifikasi ip versi 4 itu apa sih ??, sama net id , host id dan broadcast dari ip versi ip versi 4 ??
    tolong dijawab ya , thx.

    • maxsinoda said,

      Saya sedikit agak lupa, krn saya telah lama tak bermain jaringan lagi. tp saya sidikit ingat tentang ini.

      Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4.

      Host ID adalah byte setelah byte-byte dari Network ID pada sebuah alamat network, yang menunjukkan host itu sendiri. Misal Untuk IP address Kelas A IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. Pada bit pertama berikan angka 0 sampai dengan 127.

      Network ID ( Identitas Jaringan) adalah sebuah alamat (network prefix) yang dijadikan sebagai identitas dari suatu jaringan.

  14. Konsep IP Address « claraarsinta said,

  15. fun said,

    thanks bro…

  16. bosgentongs said,

    Thanks Gan Ilmunya

  17. Hendra said,

    Saya punya soal, misal PC1 punya ip 192.168.1.1 dengan SM 255.255.255.248, kemudian PC2 ip nya 192.168.1.9 dengan SM 255.255.255.240. Apakah kedua PC tersebut bisa saling berkomunikasi ? yang jadi masalah untuk ip tersebut adalah punya net id yang sama namun broadcast yang berbeda. yang bisa jawab saya kasih jempol 4 gan .

  18. sevenfold said,

    SEHARUSNYA BISA KRNA NETWORK nya sama

    • Hendra said,

      Range nya beda beda Masbro.

  19. ojan said,

    jo ntog aaaaa……………..?

  20. arie kusuma said,

    mantap.
    tapi ane masih bingung ama yang bagian 4 data host subnet mask
    dimana dapaet
    0000 0000 = 0 = 256-0 = 256 IP = 254 Host

    - 1000 0000 = 128 = 256-128 = 128 IP = 126 Host

    - 1100 0000 = 192 = 256-192 = 64 IP = 62 Host

    - 1110 0000 = 224 = 256-224 = 32 IP = 30 Host

    - 1111 0000 = 240 = 256-240 = 16 IP = 14 Host

    - 1111 1000 = 248 = 256-248 = 8 IP = 6 Host

    - 1111 1100 = 252 = 256-252 = 4 IP = 2 Host

    - 1111 1110 = 254 = 256-254 = 2 IP = 0 Host

    - 1111 1111 = 255 = 256-255 = 1 IP = -1 Host

    dan ane masih bingung cara menentukan broadcast nya gimana?

  21. Katakan Semua said,

    Thank you for your knowledge sharing

  22. car said,

    mantap mas bro

  23. Adib Pramana said,

    speedy pake Kelas C dong. Speedy gak modal. pasti perdaerah dibatesin

  24. qwank said,

    mas mau tanya donk bisa ga IP private dibuat Ip publik??? atau sebaliknya

  25. Modul V | dadanmuhamadramdani said,

    […] LAPORAN PRAKTIKUMJARINGAN KOMPUTERMODUL 5Disusun Oleh :Nama : Dadan Moch RamdaniNIM : 2011081034Prodi : Teknik Informatika_B 2011LABORATORIUM KOMPUTERFAKULTAS ILMU KOMPUTER2012MODUL VKONSEP IP DAM NETMASKDasar TeoriSubnet mask adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar. Sebuah subnet mask biasanya diekspresikan di dalam notasi desimal bertitik (dotted decimal notation), seperti halnya alamat IP. Setelah semua bit diset sebagai bagian network identifier dan host identifier, hasil nilai 32-bit tersebut akan dikonversikan ke notasi desimal bertitik. Perlu dicatat, bahwa meskipun direpresentasikan sebagai notasi desimal bertitik, subnet mask bukanlah sebuah alamat IP. Subnet mask default dibuat berdasarkan kelas-kelas alamat IP dan digunakan di dalam jaringan TCP/IP yang tidak dibagi ke alam beberapa subnet. Tabel di bawah ini menyebutkan beberapa subnet mask default dengan menggunakan notasi desimal bertitik.Pengalamatan IP Address TCP/IP merupakan protokol paling populer saat ini dipakai. Salah satu aturan yang ada pada TCP/IP pengalamatan pada setiap komputer yang ada di jaringan. Pengalamatan yang ada di jaringan biasa disebut dengan IP. Nomor IP terdiri dari bilangan biner sepanjang 32 bit yang dibagi atas 4 bagian. Tiap bagian terdiri atas 8 bit. Jadi jangkauan nomor IP yang bisa digunakan adalah dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai dengan 11111111.11111111.11111111.11111111. Nomor IP terdiri dari 32 bit yang didalamnya terdapat bit untuk Network ID (NetID) dan Host ID (HostID). Secara garis besar berikut inilah pembagian kelas IP address secara defaultNetmask/Subnetmask Untuk pengelompokan pengalamatan, selain nomor IP dikenal juga netmask atau subnetmask. Yang besarnya sama dengan nomor IP yaitu 32 bit. Ada tiga pengelompokan besar subnetmask yaitu dengan dikenal, yaitu 255.0.0.0 , 255.255.0.0 dan 255.0.0.0. Pada dunia jaringan, subnetmask tersebut dikelompokkan yang disebut class dikenal tiga class yaitu :1. Class A, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.0.0.02. Class B, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.0.03. Class C, adalah semua nomor IP yang mempunyai subnetmask 255.255.255.0Gabungan antara IP dan Netmask inilah pengalamatan komputer dipakai. Kedua hal ini tidak bisa lepas. Jadi penulisan biasanya sbb : IP : 202.95.151.129 Netmask : 255.255.255.0 Suatu nomor IP kita dengan nomor IP tetangga dianggap satu kelompok (satu jaringan) bila IP dan Netmask kita dikonversi jadi biner dan di AND kan, begitu juga nomor IP tetangga dan Netmask dikonversi jadi biner dan di AND kan, jika kedua hasilnya sama maka satu jaringan. Dan kita bisa berhubungan secara langsung Subnetting Ketika kita berhubungan dengan komputer lain pada suatu jaringan, selain IP yang dibutuhkan adalah netmask. Misal kita pada IP 10.252.102.12 ingin berkirim data pada 10.252.102.135 bagaimana komputer kita memutuskan apakah ia berada pada satu jaringan atau lain jaringan? Maka yang dilakukan adalah mengecek dulu netmask komputer kita karena kombinasi IP dan netmask menentukan range jaringan kita.Jika netmask kita 255.255.255.0 maka range terdiri dari atas semua IP yang memiliki 3 byte pertama yang sama. Misal jika IP saya 10.252.102.12 dan netmask saya 255.255.255.0 maka range jaringan saya adalah 10.252.102.0-10.252.102.255 sehingga kita bisa secara langsung berkomunukasi pada mesin yang diantara itu, jadi 10.252.102.135 berada pada jaringan yang sama yaitu 10.252.102 (lihat yang angka-angka tercetak tebal menunjukkan dalam satu jaringan karena semua sama).Praktek1. Nomor Ip percobaan yang dipakai adalah : 192.168.1.1 – 192.168.1.254 dengan netmask 255.255.255.0 dan broadcast 192.168.1.255. atur dengan teman supaya normor ip tidak bertabrakan, tidak ada yang memakai nomor ip yang sama.2. Masuklah ke sistem komputer yang dimiliki sistem operasi Linux dan login sebagai rot3. Cek no ip anda dengan menjalakan printah ifconfig4. Ganti ip dengan range 192.168.1.15. Lakukan tes koneksi6. Lakukan pengubahan jaringan7. Selanjutnya mengisi konfigurasi8. Reboot kembali komputerTugas1. Kesimpulan hasil praktikum ?Ping adalah software yang berjalan di atas protokol ICMP untuk mencek hubungan antara dua komputer di internet. Ping dapat juga berarti program dasar yang mengijinkan satu pengguna untuk mem-verifikasi bahwa alamat protokol internet tertentu ada dan dapat menerima permintaan-permintaan. Ping digunakan untuk memastikan bahwa satu komputer yang sedang dituju sedang aktif dan memberikan respon balik. Misalnya, bila kita ingin mengirimkan suatu file ke suatu alamat host, maka untuk melihat berapa lama waktu operasi yang dibutuhkan, kita menggunakan ping. (Nama “ping” datang dari sonar sebuah kapal selam yang sedang aktif, yang sering mengeluarkan bunyi ping ketika menemukan sebuah objek).Dalam pengertian lain, ping berupaya untuk “mendapatkan perhatian” atau “mengecek ada atau tidaknya suatu host”. Ping beroperasi dengan mengirimkan sebuah paket kepada suatu alamat yang dituju dan menunggu respon balik dari host yang dituju tersebut.2. Maksud dari ip publik dan private ?IP Publik adalah Sebuah alamat IP publik yang ditugaskan untuk setiap komputer yang terhubung pada internet dimana setiap IP adalah unik. Maka akan tidak bisa ada dua komputer dengan alamat IP publik yang sama dalam seluruh Internet. Skema pengalamatan memungkinkan komputer untuk “menemukan satu sama lain” dan melakukan pertukaraninformasi. Pengguna tidak memiliki kontrol atas alamat IP (publik) yang diberikan ke komputer.Alamat IP publik ditugaskan untuk komputer oleh Internet Service Provider secara langsung setelah komputer terhubung ke gateway Internet.ip private adalah Sebuah alamat IP dianggap pribadi jika nomor IP termasuk dalam salah satu rentang alamat IP untuk jaringan pribadi seperti Local Area Network (LAN). Internet Assigned Numbers Authority (IANA) telah mereservd tiga blok berikut ruang alamat IP untuk jaringan pribadi (jaringan lokal):3. Ip statis dan ip dinamis ?IP statis yaitu IP yang dedicated dengan sebuah PC, computer atau perangkat networking lainnya (misal router). IP dinamis yaitu IP yang didapatkan oleh computer/router lain dari sistem DHCP nya, IP yang didapatkan oleh PC ini bisa berubah-ubah.4. Maksud dari DHCP server ?DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.5. Apa yang dimaksud dengan RARP ?RARP di gunakan oleh komputer yang belum mempunyai no IP pada saat komputer di hidupkan( power on ) maka komputer tersebut melakukan broadcast ke jaringan untuk menanyakan apakah ada server ?…yg dapat memberikan no IP untuk Client6. Kegunaan perintah dmesg dan grep di linux ?7. Kegunaan perintah ipconfig di linux ?Ifconfig dapat digunakan untuk mengkonfigurasi alamat IP kita secara manual atau yang disebut IP-static. Kenapa disebut IP static? karena alamat ini tidak berubah-ubah dan dikonfigurasi oleh pemiliknya sendiri. Bila kitamendapatkan IP secara dynamic / dinamis melalui DHCP ( untuk keterangan lebih jelas dapat membaca artikel ” cara menggunakan dan setting dhcp ” sebelumnya ) maka ifconfig berfungsi sebagai informasi tentang alamat IP yang kita pakai. Sebelum anda hendak mengkonfigurasi, pastikan dulu device ethernet card anda sudah dikenali dengan mengetikkan ifconfig -a. Berikut contohnya: Leonzack:~/# ifconfig -a eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:00:50:00:46:2C UP BROADCAST MULTICAST MTU:1500 Metric:1 RX packets:21 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0 TX packets:164 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0 collisions:0 txqueuelen:1000 RX bytes:2597 (2.5 KiB) TX bytes:14420 (14.0 KiB) Interrupt:16 Base address:0xe0008. Kegunaan perintah pig dilinux ?Ping adalah software yang berjalan di atas protokol ICMP untuk mencek hubungan antara dua komputer di internet. Ping dapat juga berarti program dasar yang mengijinkan satu pengguna untuk mem-verifikasi bahwa alamat protokol internet tertentu ada dan dapat menerima permintaan-permintaan. Ping digunakan untuk memastikan bahwa satu komputer yang sedang dituju sedang aktif dan memberikan respon balik. Misalnya, bila kita ingin mengirimkan suatu file ke suatu alamat host, maka untuk melihat berapa lama waktu operasi yang dibutuhkan, kita menggunakan ping. (Nama “ping” datang dari sonar sebuah kapal selam yang sedang aktif, yang sering mengeluarkan bunyi ping ketika menemukan sebuah objek).Dalam pengertian lain, ping berupaya untuk “mendapatkan perhatian” atau “mengecek ada atau tidaknya suatu host”. Ping beroperasi dengan mengirimkan sebuah paket kepada suatu alamat yang dituju dan menunggu respon balik dari host yang dituju tersebut.Daftar Pustakahttp://www.whatismyip.comhttp://chandraisme.wordpress.com/2011/03/20/perbedaan-ip-public-dan-ip-private/https://maxsinoda.wordpress.com/perbedaan-antara-ip-public-dan-ip-private/http://menatapmu.blogspot.com/2008/07/tentang-ip-statis-dan-dinamis.html […]

  26. Ip Private dan IP Public | spectrum production house said,

    […] Sumber belajar : Cisco Networking Academy Exploration 4.0 Network Fundamental (utama) Sumber Pendukung : https://maxsinoda.wordpress.com/perbedaan-antara-ip-public-dan-ip-private/ […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: