Perbedaan Antara IP Public dan IP Private

Praktikum Linux Plug 9, Jum’at 26 Oktober 2007

Membahas Modul III, Konsep Jaringan dan TCP/IP

A. Pengetahuan Umum :

Network atau Jaringan dalam bidang komputasi dapat diasumsikan dengan saling terhubungnya dua komputer atau lebih dengan media transmisi/komunikasi dan menggunakan aturan standardisasi yang berlaku sehingga komputer-komputer tersebut dapat saling berinteraksi dan berkomunikasi.

Tujuan utama pembuatan suatu jaringan adalah agar suatu komputer dapat berkomunikasi dengan komputer lain. Namun dengan semakin majunya teknologi maka semakin beragam pula jenis OS, aplikasi dan lain sebagainya yang dimiliki oleh suatu komputer, sehingga untuk melakukan komunikasi tersebut menjadi “sedikit” mustahil. Hal ini dapat diasumsikan dengan banyak orang dari berbagai negara, dengan bahasa yang berbeda-beda namun memiliki kepentingan yang sama, sehingga solusi terbaik yakni menyamakan bahasa atau lebih tepatnya membuat standardisasi bahasa untuk berkomunikasi. Dalam dunia Jaringan Komputer, standardisasi komunikasi itu berupa TCP/IP yang merupakan singkatan dari Transmision Control Protocol / Internet Protocol

B. Pembahasan Praktikum : IP Addressing

Bagian 1 : Pengenalan IPv4 dan IPv6 serta IP Private & Public

Ada 2 jenis IP Address yang ada sekarang, yakni ip address versi 4 (IPv4) yang sejak dulu menjadi standar baku pengalamatan dan versi 6 (IPv6) yang merupakan calon pengganti versi terdahulu. Dibuatnya versi penerus disebabkan karena alokasi pengalamatan yang disediakan IPv4 sudah hampir habis, apabila seluruh alamat yang disediakan oleh IPv4 telah terpakai, maka jaringan diseluruh dunia bisa terganggu. Untuk itu, selagi menunggu selesainya proses “pematangan” IPv6, dibuatlah pembagian IP Private & IP Public.

Perbedaan IP Private & Public :

– IP Private hanya bersifat lokal & tidak bisa digunakan untuk mengakses internet & penggunaannya bebas.

– IP Public bersifat worlwide, bisa digunakan untuk mengakses internet namun penggunaan atau konfigurasinya tidak bebas (ada yang mengatur).

Perbedaan IPv4 & IPv6 :

– IPv4 = 2 [pangkat] 5 = 32 bit, dibagi menjadi 4 kelompok masing-masing berisi 8 bit & hanya berisi bilangan biner.

– IPv6 = 2 [pangkat] 7 = 128 bit, dibagi menjadi X kelompok masing-masing berisi X bit & berisi bilangan hexadesimal.

Pertanyaan Praktikum 1

[tanya] Apa itu bit ?

[jawab] Binary Digit, terdiri dari 2 bilangan, yakni angka 0 dan 1.

Pengalamatan IPv4 yakni dengan membagi 32 bit menjadi 4 kelompok, sehingga tiap kelompok berisi 8 bit

nilai desimal IP minimal = 0 (0000 0000) & maksimal = 255 (1111 1111)

Jumlah IP maksimal adalah 256 host, dengan range IP = 0 – 255

note: kenapa hanya 0 – 255, karena perhitungan dimulai dari angka 0

Bagian 2 : Pembahasan IPv4

IP Address dibagi menjadi 5 kelas, yaitu kelas A – E, namun yang hanya digunakan adalah kelas A, B & C karena kelas D & E digunakan untuk keperluan khusus.

Cara mudah membedakan kelas A, B & C :

1. Kelas A –> kelompok pertama dimulai dari 0000 0000 (0) –> range IP 0 – 127 dan memiliki host maksimum sebanyak 16.777.214

2. Kelas B –> kelompok pertama dimulai dari 1000 0000 (128) –> range IP 128 – 191 dan memiliki host maksimum sebanyak 65.534

3. Kelas C –> kelompok pertama dimulai dari 1100 0000 (192) –> range IP 192 – 223 dan memiliki host maksimum sebanyak 254

note: IP Addressing juga dikelompokkan berdasarkan negara, Indonesia umumnya dimulai dengan kepala 202 & 203

Tiap kelas memiliki 1 slot yang berfungsi sebagai IP Private :

1. Kelas A –> IP 10.x.x.x

2. Kelas B –> IP 172.16.x.x sampai 172.30.x.x

3. Kelas C –> IP 192.168.x.x

IP 127.0.0.1 juga tidak boleh digunakan sebagai IP Public karena berfungsi untuk Local Loop atau Local Host

Lembaga yang mengatur / menyediakan IP Public adalah IANA, singkatan dari Internet Authorized Numbering Association

Bagian 3 : Pembahasan Network ID & Host ID

Network ID atau NID menunjukkankan alamat dari jaringannya.

Host ID atau HID menunjukkan jumlah dari host yang ada.

Keduanya tidak dapat dipisahkan, jika diasumsikan dengan kehidupan sehari-hari, NID merupakan nama jalan & HID merupakan No Rumah.

Cara cepat mengetahui NID & HID suatu alamat IP :

1. Jika IP Kelas A –> Lihat nilai kelompok pertama

2. Jika IP Kelas B –> Lihat nilai kelompok pertama & kedua

3. Jika IP Kelas C –> Lihat nilai kelompok pertama, kedua & ketiga

note: HID merupakan “sisa” NID

contoh :

[soal 1]

IP Addr 10.11.200.17

[jawab]

– IP merupakan kelompok kelas A

– NID merupakan nilai kelompok alamat pertama, yaitu 10.0.0.0

– HID 11.200.17

[soal 2]

IP Addr 156.20.14.70

[jawab]

– IP merupakan kelompok kelas B

– NID merupakan nilai kelompok alamat pertama & kedua, yaitu 156.20.0.0

– HID 14.70

Pertanyaan Praktikum 2

[soal] IP 202.95.158.19 –> Kelas C dengan NID = 202.95.0.0 dan HID = 158.19

[tanya] apa soal tersebut benar?

[jawab 1] Benar, jika ada parameter Netmask = 255.255.0.0

[jawab 2] Salah, seharusnya NID = 202.95.158.0 dan HID = 19

Pertanyaan Praktikum 3

[tanya] berapa range HID IP Addr 192.168.1.0?

[jawab] range 192.168.1.1 sampai 192.168.1.255

Bagian 4 : Pembahasan Subnet Mask dan Broadcast

Range IP yakni dari 0 sampai 255 = 256 buah, tapi yang dapat digunakan sebagai host hanya 254 buah, ini karena IP terkecil digunakan sebagai alamat Network dan IP terbesar digunakan sebagai alamat Broadcast.

Broadcast dapat diasumsikan sebagai alamat universal yang digunakan dalam suatu lingkungan tertentu untuk dapat saling berkomunikasi

Sedangkan Subnet Mask atau dapat juga disebut dengan Net Mask digunakan untuk membuat suatu jaringan menajadi lebih tertata.

Secara default Netmask yang ada :

1. Kelas A –> 255.0.0.0

2. Kelas B –> 255.255.0.0

3. Kelas C –> 255.255.255.0

note: netmask dapat juga diartikan sebagai penanda jaringan

Subnet juga dapat digunakan untuk menentukan jumlah host suatu jaringan, contohnya jika IP Address = 192.168.1.0 yang merupakan IP Kelas C, memiliki Subnet Mask 255.255.255.0, maka IP Address ini memiliki range IP sebanyak 254 host yang artinya jaringan ini dapat menampung 254 komputer yang saling terhubung. Jika kita menginginkan jaringan yang hanya mampu menampung host secara terbatas, maka kita harus memodifikasi Subnet Mask IP tersebut. Caranya yakni dengan mengubah nilai kelompok ke-4 Subnet Mask.

Berikut data Host Subnet Mask :

– 0000 0000 = 0 = 256-0 = 256 IP = 254 Host

– 1000 0000 = 128 = 256-128 = 128 IP = 126 Host

– 1100 0000 = 192 = 256-192 = 64 IP = 62 Host

– 1110 0000 = 224 = 256-224 = 32 IP = 30 Host

– 1111 0000 = 240 = 256-240 = 16 IP = 14 Host

– 1111 1000 = 248 = 256-248 = 8 IP = 6 Host

– 1111 1100 = 252 = 256-252 = 4 IP = 2 Host

– 1111 1110 = 254 = 256-254 = 2 IP = 0 Host

– 1111 1111 = 255 = 256-255 = 1 IP = -1 Host

Kelompok angka 254 & 255 tidak valid karena hanya memiliki 0 dan -1 host

Berdasarkan data diatas, maka Jika IP 192.168.1.0 hanya ingin berhubungan dengan 1 komputer saja, maka Subnet Mask yang harus digunakan yakni 255.255.255.252

C. LATIHAN

No 1. Soal : IP 192.168.11.0 ; Subnet 255.255.255.0 dibagi menjadi 4

Tanya : Berapa Host masing-masing Jaringan & Netmasknya ?

Jawab :

– Range IP Host = 192.168.11.1 sampai 192.168.11.62 dengan NID = 192.168.11.0 & Broadcast = 192.168.11.63

– Range IP Host = 192.168.11.65 sampai 192.168.11.126 dengan NID = 192.168.11.64 & Broadcast = 192.168.11.127

– Range IP Host = 192.168.11.129 sampai 192.168.11.190 dengan NID = 192.168.11.128 & Broadcast = 192.168.11.191

– Range IP Host = 192.168.11.193 sampai 192.168.11.254 dengan NID = 192.168.11.192 & Broadcast = 192.168.11.255

Subnet Mask = 255.255.255.192

No 2. Berapa range untuk IP 172.16.14.0 dengan Net Mask 255.255.255.224

33 thoughts on “Perbedaan Antara IP Public dan IP Private

    1. secara umum jlz brubah klo anda menggunakan IP Public krn IP public sifatnya obtain. beda lg dgn IP private, IP private sifatnya manual…
      klo anda menggunakan modem kemungkinan susah jk menggunakan IP Private, mending menggunakan IP public biarkan modemnya yg memilih IP secara auto…

  1. Sangat bermanfaat…….trims

    saya mau tnya neh mas…

    ip A = 192.168.1.0/16
    ip B = 192.168.2.0/16

    itu termasuk kelas C atau B? terus perbedaan kelas C dan B nya dimana?

    apa juga yang menjadi dasar ip private itu? apakah subnet yg mengikuti ip private apa ip private yg harus mengikuti subnet?

    trims

    1. IP A dan IP B adalah sama, sama-sama kelas C, dan keduanya bisa saling konek , nge-ping, karena masih dalam 1 Network.

      yang menjadi dasar IP Private adalah Rentang IP dan subnetnya.

      Kelas A –> IP 10.0.0.0 sampai 10.255.255.255
      Subnet untuk Kelas A adalah 255.0.0.0

      Kelas B –> IP 172.16.0.0 sampai 172.30.255.255
      Subnet untuk Kelas A adalah 255.255.0.0

      Kelas C –> IP 192.168.0.0 sampai 192.168.255.255
      Subnet untuk Kelas A adalah 255.255.255.0

    1. Saya sedikit agak lupa, krn saya telah lama tak bermain jaringan lagi. tp saya sidikit ingat tentang ini.

      Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4.

      Host ID adalah byte setelah byte-byte dari Network ID pada sebuah alamat network, yang menunjukkan host itu sendiri. Misal Untuk IP address Kelas A IP address kelas A terdiri dari 8 bit untuk network ID dan sisanya 24 bit digunakan untuk host ID, sehingga IP address kelas A digunakan untuk jaringan dengan jumlah host sangat besar. Pada bit pertama berikan angka 0 sampai dengan 127.

      Network ID ( Identitas Jaringan) adalah sebuah alamat (network prefix) yang dijadikan sebagai identitas dari suatu jaringan.

  2. Saya punya soal, misal PC1 punya ip 192.168.1.1 dengan SM 255.255.255.248, kemudian PC2 ip nya 192.168.1.9 dengan SM 255.255.255.240. Apakah kedua PC tersebut bisa saling berkomunikasi ? yang jadi masalah untuk ip tersebut adalah punya net id yang sama namun broadcast yang berbeda. yang bisa jawab saya kasih jempol 4 gan .

  3. mantap.
    tapi ane masih bingung ama yang bagian 4 data host subnet mask
    dimana dapaet
    0000 0000 = 0 = 256-0 = 256 IP = 254 Host

    – 1000 0000 = 128 = 256-128 = 128 IP = 126 Host

    – 1100 0000 = 192 = 256-192 = 64 IP = 62 Host

    – 1110 0000 = 224 = 256-224 = 32 IP = 30 Host

    – 1111 0000 = 240 = 256-240 = 16 IP = 14 Host

    – 1111 1000 = 248 = 256-248 = 8 IP = 6 Host

    – 1111 1100 = 252 = 256-252 = 4 IP = 2 Host

    – 1111 1110 = 254 = 256-254 = 2 IP = 0 Host

    – 1111 1111 = 255 = 256-255 = 1 IP = -1 Host

    dan ane masih bingung cara menentukan broadcast nya gimana?

  4. ikut gabung ya om om dan mba ,

    pertama kali gabung dan mau bertanya pula ini, sebelumnya mohon maaf ya.

    ip public itu ada kemungkinan di hack tdk ya……….?
    jika ada, biasanya dikarenakan apa………..?

    dan bagaimana mengatasi nya supaya ip public yg kita miliki tdk mudah di hack oleh mereka yg tdk berkepentingan…………?

    adakah ip public yg anti hack……….?

    sekian dulu pertanyaan dari saya, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terima kasih.

    menunggu dgn sangat jawaban dari om om dan mba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s