Membuat Router Pada Linux Debian

Membuat ROUTER pada LINUX DEBIAN

• Yang paling penting computer udah ter’install LINUX DEBIAN, pake’ mode text jangan yang grafik
• Truz pasti’in juga computer punya 2 LAN Card yang siap pake’
• First step, setting IP buat 2 LAN Card, 1 LAN Card (eth0) di sambung’in ke client, yang 1 lagi (eth1) di sambung’in ke internet (192.168.10.1).
• Untuk setting IP, haruz masuk ke /etc/network/interfaces, yang isinya :
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.1
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.10.255
network 192.168.1.0

auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.10.2
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.10.1
broadcast 192.168.10.255
network 192.168.10.0

auto lo
iface lo inet loopback
• Kalo’ udah setting tadi wajib di simpen
• Teruz restart network pake’ perintah /etc/init.d/networking restart
• Untuk nge-check setting ip tadi ketik perintah ifconfig
• Aktifkan ipforward dengan cara masuk ke /etc/sysctl.conf teruz aktifkan ipforward dengan menghilangkan tanda kres (#)
• Kalo’langkah-langkah di atas udah, sekarang tinggal routing aja, caranya ketik :
#iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.1.0/24 –j MASQUERADE
#iptables-save
• Untuk nge-check proses routing itu ketik :
#iptables-t nat –n -L

11 thoughts on “Membuat Router Pada Linux Debian

  1. Pak, kalo routernya menghubungkan intranet (wireless / wired) dengan Internet, di mana sambungan Internet menggunakan modem 3G yang IP nya dhcp, misal

    interface modem 3G = ppp0 ; IP = dhcp
    interface intranet = ath0 ; IP = 192.168.200.1

    bagaimana settingannya ya?

    saya bingung dengan,
    “auto eth1
    iface eth1 inet static
    address 192.168.10.2
    netmask 255.255.255.0
    gateway 192.168.10.1
    broadcast 192.168.10.255
    network 192.168.10.0″

    bukannya interface eth1 berfungsi sebagai gateway ke Internet? mengapa IP yang disetting pada eth 1 = 192.168.10.2, bukannya 192.168.10.1 ?

    Lalu karena dengan modem 3G mendapatkan IP secara dhcp, berari rules IPTABLES pada :
    #iptables –t nat –A POSTROUTING –s 192.168.1.0/24 –j MASQUERADE

    berubah menjadi bagaimana ya, pak?

    terima kasih.

  2. saya masih bingung kang tentang routing ,

    jadi sekemanya nya gini .. server — router — client
    nh ip server 192.168.1.2 >> ip router 10.11.12.1
    saya mke modem usb saya share ke vbox dpet nya sgini ip nya 192.168.137.1 .. pertanyaan saya gimana agar server router dan client bisa terkoneksi apa yg harus di setting di vbox nya (maksudnya untuk jaringan nya ) eth0 , eth1 di sever harus host only atu apa ? dan di router eth0 , eth1 nya host only dengan jaringan internal apa host only dua” nya .

    mohon pencerahan nya mas😀

  3. kk, plis bantuin saya didebian 6,
    saya masih kurang paham dibagian membuat eth1,
    kenapa ya ketika saya bikin etha1 ,ketika perintah # nano /etc/network/interface
    trus saya misalnya bikin/tambah dibagian bawah

    allow-hotplug eth1
    iface eth1 inet static
    address 192.168.10.1
    netmask 255.255.255.0

    trus saya coba ifconfig, alhasil eth1 gk muncul, yang muncul cuman eth0 dan lo
    mohon bantuannya kk,,😦 saya instal na melalui VirtualBox

    dana saya ada beberapa pertanyaan kk,,

    1.saya lagi kk,, ketika kita mau nyambungkan ke client apa harus terhubung kejaringan
    internetkah atau terhubung via kabel lan??

    2.bagaimana konfigurasi pc client (windows 7) bisa terhubung ke pc server (debian 6), bagian ini
    saya juga kurang paham kk,,😦 apa pc client kita biarkan saja aturan default networknya atau perlu
    disetting, plis kk, mohon bantuannya, saya juga mau ujian kompetensi, jujur guru saya sedikit kurang
    tahu kelihatannya, dan beliau nyuruh kami cari sendiri,😦

    3.bagaimana settingan agar PC client dan Pc server yang sama2 saya buka di Virtual Mechine
    VirtualBox bisa saling terhubung, mungking pertanyaan ini ada sedikit berhubungan dengan no.2

    4.kalo memang benar kalo kita membutuhkan sebuah jaringan internet untuk berhasil
    menghubungkan Pc client dan Pc Server (bisa terbuka Squirrelmail dan yang berhubungan cek dibrowser)
    bisakan kalo saya pakai Modem Flash? mana tahu harus Inet kyak dwrnet,🙂

    Maaf pertnyaan saya kurang berbobot, dan merepotkan, tapi saya bener2 butuh bantuannya kk,😦

    1. klo menggunakan virtual box saya blm coba.
      1. tidak perlu masuk ke jaringan internetnya,, tp harus terhubung ke pc server.
      2. pc client (win 7) bisa di DHCP bisa juga di static (menurut ip server itu sendiri).
      3. klo bukan secara virtual,, tinggal main ip saja di DHCPnya n DNSnya.
      4. klo masalah masuk ke jaringan internet itu tergantung setting pc server yg anda setting,, iy, hanya sekedar main ip jg itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s